Pada tanggal 09 Maret 2009 awal usaha Al-Warits di buka tapi tidak serta merta Al- warits ini mejadi outlet yang besar, tapi Warisatul Hasanah perempuan kelahiran 10 maret 1988 dari pasangan bapak Ismail dan ibu Maryam, pernah mengikuti ajang jebbing Madura perwakilan dari sekolah nya. Ini menuturkan segelintir kata motifasi, Semua orang pastilah ingin sukses. Namun meraih kesuksesan tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu ada perjuangan, serta proses yang harus dilalui, tak jarang proses itu harus dilalui dengan berlikunya jalan hingga akhirnya sukses bisa diraih. Itulah yang memotivasi dirinya agar bisa hidup mandiri semasa kuliahnya dan permasalahan ekonomi dalam keluarga memaksanya untuk berjuang di antara keletihan dan penatnya tugas kuliah yang menjadi tanggungannya sebagai mahasiswa aktif pada saat itu di salah satu Kampus Swasta di daerah Surabaya STIE PERBANAS SURABAYA. Pemilik butik Al-Warits batik aromatherapy ini memulai usahanya sejak masa kuliah dengan menjual batik dari kampus ke kampus sebagai strategi pemasarannya dan juga informasi dari mulut ke mulut, dengan memperkenalkan Batik tulis Madura dari Tanjung Bumi dan Pamekasan, dia tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, di tahun 2008 menjadi saksi terbitnya pemikiran awal terciptanya batik wangi ber aromatherapy itu di Edith Cowen University Perth Australia, yang berawal dari melihat banyak kerajinan dari berbagai belahan dunia dan dengan jelas dia melihat kayu cendana yang berasal dari kota romantis jogyakarta, entah kenapa?? kayu cendana ini di letakkan di urutan paling atas di antara yang lainnya. Ternyata kayu ini lah yang menebarkan wangi khas di dalam ruangan tersebut yang terletak dipaling atas tapi yang membuat miris kenapa batik yang sudah di akui sebagai Warisan Budaya Bangsa Indonesia tidak ada di sana. Sehingga dari sanalah Warisatul Hasanah terinspirasi untuk menggabungkan keduanya menjadi inovasi baru pada batik, dan dinamakan Batik Aromatherapy. dengan penemuan itulah warisatul hasanah menjadikannya pembahasan penting di dalam tugas akhir (skripsi) dikampusnya. Di tahun 2013 ini Warisatul Hasanah memiliki motifasi dengan niat mulia untuk mencerdaskan dan mensejahterahkan bangsa dengan meningkatkan perekonimian masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat mulai dari pengrajin batik hingga karyawan di butik, dia terus berjuang dengan semangat yang gigih bersama tim kerja yang handal dan professional sehingga berdirilah sebuah PT. SINAR UTAMA MADURA pada tahun 2013. Dengan struktur perusahaan sebagai berikut:

1. Warisatul Hasanah, S.E
2. Moh. Ainul yaqin, S.E
3. Aditya Joviandy
4. Rahmad Kurniawan
5. Irawan
6. Rocky Amin Suryadi
7. Sitti Hendun
8. Aisyah Ellyana F.
9. Mariatul Qiptiyah
10. Lutfi Firdaus
11. Musrifah
12. Sholeha
13. Habibah
14. Muizzah
15. Ida lailatul badriyah
16. Moh.Fahri
17. Saidah

Dimana Perusahaan ini di jadikan sebagai produsen batik aromatherapy pertama di dunia. sehingga produk ini di namakan AL-WARITS Batik Aromatherapy, yang banyak membuat orang penasaran seperti apa kah Batik Aromatherapy itu? Batik yang mempunyai keunikan dari aroma yang berasal dari bahan –bahan alami, salah satunya rempah-rempah dan masih banyak bahan alami lainnya serta memberi manfaat, salah satunya untuk kesehatan dan rilexsasi. AL- WARITS Batik Aromatherapy, sampai saat ini terus berkembang yang dulunya hanya berupa outlet di daerah lokal JAWATIMUR hingga sekarang bisa membuka cabang di berbagai kota di Indonesia dan puncaknya Al-Warits menancapkan taringnya di kancah internasional, sebagai pengusaha batik yang patut di perhitungakan di dunia internasional dan salah satu otlet di luar negri yang telah di launchingkan mencakup singapore dan Malaysia, Pada tanggal 25 januari 2014 Mahakarya yang pertama dan kedua Al-Warits berhasil menampilkan fashion karya kebanggaan anak negeri di depan konsulat jendral dan Kerajaan Malaysia, hingga maha karya yang ke tiga berhasil dia tampilkan dengan sangat baik dan memukau banyak tamu. Al-Warits batik aromatherapy pun banyak mengantongi penghargaan salah satunya di ajang bergengsi yang di adakan oleh PT. Bank Mandiri yaitu Wirausaha Muda Mandiri 2014 yang menjadi kebanggaan Al-Warits menjadi juara 1 tingkat Jawa Timur dan lolos ke tingkat nasional meskipun di tingkat nasional belum menjadi juara namun tidak mematahkan semangat Al-warits untuk mengembangkan produk yang memiliki tag line “ Batik Get Better “ dan alasan inilah kenapa banyak orang penasaran dan bertanya bagaimana batik ini bisa memberikan aroma wangi hingga hampir ke suluruh ruangan dan bisa bertahan sampai berapa lama?? Al- Warits dengan visi terdepan dalam kwalitas batik Madura dan Batik Aromatherapy serta Misi Profesionalisme dan kompetisi di tingkatnya, Perbaikan system manejemen organisasi, serta Peningkatan penjualan dan pengembangan retail, Bagi Al-Warits Marketing yang tepat merupakan orang yang dapat mempengarui minat konsumen hingga akan lebih banyak lagi konsumen yang terhipnotis dengannya, Kunci kesuksesannya adalah kejujuran yang memiliki tujuan utama. Al warits pun sudah mempunyai ancang-ancang dengan target kunjungan wisatawan domestik dan lokal di dekat pintu keluar jembatan terpanjang se Asia yaitu jembatan SURAMADU menuju kota santri BANGKALAN. Batik Al-Warits banyak menunjukkan prestasi dan decak kagum bukan hanya pada wisatawan mancanegara bahkan para pejabat sampai akhirnya di salah satu media menyebutkan Al- Warits batik primadona pejabat dan semua ini berkat kerja keras, kegigihan dan keuletan Warisatul Hasanah sebagai Owner Al–Warits Batik Aromatherapy pertama di Indonesia dan satu-satunya di dunia, memberikan keunikan dengan aroma yang khas dan memberikan banyak manfaat salah satunya pada kesehatan. Batik Aromatherapy ini bisa di dapatkan dengan harga yang ekonomis dari harga paling rendah berkisar Rp 300.000,- sampai Rp 17.000.000,- Batik Al- Warits Aromatherapy sudah bisa merambah di berbagai pasar asing dan itu menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi kami, Batik Madura bisa memberikan karya yang kaya akan motif dan coraknya, dan yang terpenting untuk Al-Warits adalah seirama dengan Tag line nya. Keunikan dan ciri khasnya lah yang diberi nilai (+) oleh konsumen Batik Aromatherapy. Bahkan tidak itu saja Al-Warits pun punya tujuan yang cukup mulia tidak hanya mengenalkan Batik sebagai warisan nenek moyang tapi dengan adanya house production inilah Al-Warits memberi kesempatan untuk puluhan kepala keluarga yang belum berpenghasilan atau pengangguran untuk membantu mengurangi angka pengangguran di daerah Bangkalan sendiri. Dari kisah sukses Al-Warits, banyak pelajaran bahwa inovasi itu sangat penting. Sebuah ide yang tampaknya nyeleneh, seringkali malah membawa kisah sukses yang besar. Jadi, jangan takut untuk berinovasi. “Berinovasi atau bisnis anda mati”